Aturan Baru Marketiva Mengenai Stop Loss

Ada aturan baru di marketiva mengenai penggunaan stop loss dan exit target, tapi lebih utamanya ke stop loss atau order dengan type stop. Berikut petikannya:

Harga pasar selalu bergerak dalam pertambahan poin. Acapkali 1 poin, akan tetapi sangat sering harga bisa bergerak 2, 3, 5 poin atau lebih. Pada saat pasar sangat aktif (misalnya pembukaan mingguan, pengumuman berita, peristiwa peristiwa penting) harga instrumen dapat bergerak 50 poin atau lebih hanya dalam satu lompatan, yang bisa sangat mempengaruhi pelaksanaan daripada order anda. Sebagai contoh, apabila suatu harga melompat dari 200.10 ke 200.50 (hanya dalam satu pergerakan 40 poin) dan stop-loss posisi short anda adalah pada 200.20, posisi anda akan ditutup pada harga pasar saat itu yaitu 200.50, yang mana 30 poin lebih buruk dari nilai stop-loss anda. Di sisi lain, apabila exit target posisi long anda adalah 200.20, posisi anda sekali lagi akan ditutup pada harga pasar saat itu yaitu 200.50, yang mana 30 poin lebih baik dari nilai exit target anda.

Jadi mulai saat ini untuk stop loss tidak selalu ditutup tepat pada nilai stop loss yang anda tentukan, tapi tergantung dari keadan harga di pasar, apabila harga melompat maka lompatan pertama yang melewati stop loss itulah yang akan digunakan untuk menutup posisi anda.


aturan di marketiva, aturan point marketiva, belajar stop loss, berapa banyak pending order di marketiva, cara order marketiva, cara witdraw di marketiva, marketiva akan ditutup,

Related posts:

  1. Exit Target, Stop Loss dan Cara Penggunaannya di Marketiva
  2. Pengumuman Libur Natal, Akhir Tahun dan Tahun Baru di Marketiva
  3. Order Limit, Stop, Market dan Cara Menggunakannya di Marketiva

One Response to “Aturan Baru Marketiva Mengenai Stop Loss”

  1. fxsum says:

    jadi, lebih baik stop-loss tidak diisi…, syaratnya margin yang digunakan tidak lebih dari 20%, dan pergerakannya dipantau.
    regards,

Leave a Response